Mengenal Analisis Framing

oleh: Febry Ichwan Butsi

Menguak sejarah kemunculan dan kedudukan framing sebagai konsep, teori bahkan perangkat analisis pada masa kini adalah sebuah proses yang sangat panjang dan berliku, penuh dedikasi dari beberapa sarjana yang meminati, memfokuskan kajian serta mendisiminasikan konsep ini ke dunia kajian media.

Continue reading “Mengenal Analisis Framing”

Mengapa Perlu Penelitian Media

oleh: Febry Ichwan Butsi

Pers dengan produk jurnalistiknya harus dipahami memiliki kekuatan penyeimbang bahkan bisa jadi perusak keseimbangan tatanan masyarakat dan negara. Lazimnya sebuah konfigurasi dalam sistem politik demokrasi, media ditempatkan dalam posisi yang terhormat. Adalah Edmund Burke (1729-1794), politikus besar dari Inggris pernah berujar:

 

Ada tiga lembaga di parlemen, tetapi di serambi wartawan duduklah lembaga keempat wartawan (reporters gallery) yang jauh lebih penting daripada mereka.”

Continue reading “Mengapa Perlu Penelitian Media”

PTS Vs PTN, Sederajat?

*oleh: Febry Ichwan Butsi
** Tulisan ini pernah diterbitkan di Harian Waspada-Medan, edisi: 20 Januari 2016

Tulisan ini didorong kegalauan penulis kala bersua dengan kolega di salah satu universitas Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di kota Medan beberapa waktu yang lalu. Sebagai alumni saya sowan dan sekedar menyempatkan diri menyambangi almamater karena memang ada urusan sedikit di kampus itu.

Beberapa kolega nampak antusias bertanya pada saya yang merupakan dosen yayasan Perguruan Tinggi Swasta (PTS), “Dosen di kampus mana,”atau pertanyaan, “Ngajar jurusan dan mata kuliah apa,” dan banyak lagi. Singkatnya, secara intepretatif pertanyaan itu mengarah “Nyaman kamu ngajar di PTS.!?”

Terus terang hal ini menempatkan saya pada situasi subordinatif peran sebagai sesama dosen. Imbasnya menggelitik saya untuk kembali membuka referensi, acuan dan pustaka. Apakah benar PTN dan PTS itu sederajat demikian halnya dosen PTN dan PTS.

Continue reading “PTS Vs PTN, Sederajat?”

Komodifikasi Agama Dalam Berita: Analisis Framing Pada Media Islam

ABSTRACT

Media is not a neutral institution that provide the real fact in it’s their journalistic product. Media posess the importance and certain ideology. Islamic Journalism in Sabili magazine version claimed based on Islamic moral value often againsts journalistic code of ethics. Quoting from anonym source, to include opinion in news, the provocative title of news, even ignore the real fact often acted by Sabili in its journalistic product. Islamic Journalism carried by Sabili magazine blindly defend “purity” of Islam, whereas there is a side from Islam itself destroys the purity. In phenomenom of Bali Bombing I, the Police investigation result proved that this savage action was lead by Imam Samudera, Amrozi, and etc. But its not covered by Sabili. On other hand, Sabili accused America (USA) Goverment that is responsible on that violent action. On other side, Islamic journalism dosen’t carry Peace Journalism idea entirely, even tends to invite the readers to act negatively, full of hated to one side in ideology version that is carried by Sabili magazine.

Continue reading “Komodifikasi Agama Dalam Berita: Analisis Framing Pada Media Islam”

Dicari Media Massa Pro Lingkungan Hidup!!!

Dicari Media Pro Lingkungan

 

“Banjir bandang di Bukit Lawang, Langkat, Sumatera Utara, murni masalah bencana alam. Pengamatan ini dikuatkan hasil survei udara yang diambil dari helikopter, tidak terlihat adanya penebangan liar (illegal logging) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bohorok sampai lokasi wisata Bukit Lawang. Hal tersebut disampaikan oleh Dinas Kementerian Kehutanan…dst”

Continue reading “Dicari Media Massa Pro Lingkungan Hidup!!!”

Akhir Dialektika Sejarah Dunia dalam Pandangan 3 Futuris

“Mereka menanyakan kepadamu tentang: “Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba.” Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang hari itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.”( Al Quran: Surah Al A’raf: 187)

Continue reading “Akhir Dialektika Sejarah Dunia dalam Pandangan 3 Futuris”

Bourgeois Public Sphere, Akademisi dan Media Massa (Akedemisi jangan Bacot Doang…!!!!)

Bourgeois public sphere selanjutnya ditulis borjuasi public sphere merupakan istilah yang dilekatkan oleh Jürgen Habermas kepada komunitas intelektual atau akademisi serta kaum bangsawan Eropa di abad 18 yang menghabiskan waktu membahas isu berkaitan dengan publik dalam perbincangan di kafe, coffe house dan salons.

Continue reading “Bourgeois Public Sphere, Akademisi dan Media Massa (Akedemisi jangan Bacot Doang…!!!!)”

Kontribusi Ilmu Komunikasi Dalam Pembentukan Karakter Masyarakat Melek Media Literasi

 

 

Abstrak

Produk media termasuk diantaranya adalah berita adalah produk konstruksi makna, yang melibatkan proses kerja terorganisirsistemik dan terstruktur dan boleh jadi saratkepentingan. Saat ini masyarakat dikepung berbagai konten media yang membuat masyarakat Indonesia pasif, lemah, tak berdaya dan pasrah serta menganggap semua yang dilihatnya adalah kebenaran yang hakiki. Terkooptasinya konsumen media ini adalah bentuk ketidakmampuan saat berhadapan dengan serbuan informasi. Kurangnya cara berfikir yang kritis dan skeptis dalam memahami produk media adalah sebuah kerja konstruksi media menjadikan konsumen media rentan menjadi ‘korban’ media. Tipologi masyarakat korban media ini bisa ditanggulangi dengan membentuk karakter masyarakat yang melek media literasi. Disiplin Ilmu Komunikasi harus menjadi garda terdepan dalam mengawal, mendampingi dan menguatkan karakter melek media literasi di masyarakat. Strategi ini wajib dan bisa diimplementasikan dengan mengacu pada Tri Dharma Perguruan Tinggi.

 

Kata kunci: ilmu komunikasi, media literasi, Tri Dharma Perguruan Tinggi,  konsumen media

 Continue reading “Kontribusi Ilmu Komunikasi Dalam Pembentukan Karakter Masyarakat Melek Media Literasi”

Capres Dua Rupa, Media Terbelah

1400553085865675744

 

Konstelasi politik Indonesia menjelang Pemilihan Presiden 2014 memang  sangat seru untuk disimak. Bukan hanya pada tataran mesin partai politik kandidat capres yang saling sikut tetapi media massa terutama media TV ambil bagian dalam pertarungan ini.

Continue reading “Capres Dua Rupa, Media Terbelah”

Peranan Wartawan Dalam Good Governance (Survei Pemetaan Pemahaman Wartawan Mengenai Good Governance di Kota Pematang Siantar)

Febry Ichwan Butsi, S.Sos, M.A

Penulis merupakan dosen Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

 

Abstrak

Salah satu, elemen penting dalam demokasi yakni pers dengan keberadaan wartawan dalam mengawal tata pemerintahan yang baik sesuai dengan konsep Good Governance sangatlah  diperlukan. Namun, masalah yang sangat penting adalah tentang bagaimana pemahaman wartawan itu sendiri mengenai konsep Good Governance. Sejauh mana wartawan mengerti konsep Good Governance. Pemahaman mengenai konsep Good Governance sangatlah diperlukan, tanpa pemahaman yang baik maka wartawan sendiri tidak akan mampu melihat, memahami dan membuat produk jurnalistik yang komperhensif dalam bingkai Good Governance secara baik. Tentunya hal ini akan memberikan dampak yang buruk pula bagi pencerdasan masyarakat dan stakeholders dalam  mengawal berjalannya tata pemerintahan yang baik.

 Continue reading “Peranan Wartawan Dalam Good Governance (Survei Pemetaan Pemahaman Wartawan Mengenai Good Governance di Kota Pematang Siantar)”

Pendekatan Positivis, Konstruktivis dan Kritis dalam Metode Penelitian Komunikasi

ABSTRAK

Secara substantif, tujuan setiap penelitian khususnya di bidang ilmu komunikasi adalah mendapatkan pengetahuan. Namun dewasa ini fakta memperlihatkan bahwa bermacam-macam paradigma, pendekatan, metode hingga prosedur juga akan menentukan bermacam-macam pengetahuan yang akan dihasilkannya.

Continue reading “Pendekatan Positivis, Konstruktivis dan Kritis dalam Metode Penelitian Komunikasi”

PERAN KPID-SU MENYONGSONG PILGUBSU 2013

sumber foto: www.indonesarayanews.com
sumber foto: http://www.indonesarayanews.com

Suksesi kepemimpinan Gubernur Propinsi Sumatera Utara (Gubsu) tinggal menunggu waktu, sedari awal telah banyak wacana yang berkembang ditingkatan elite politik, akademisi hingga masyarakat umum yang membahas calon kuat Gubsu periode mendatang. Bahkan indikasi terjadnya “curi start” kampanye telah mulai banyak dilakukan, mulai dari pemasangan iklan bilboard, penempelan stiker hingga bagi air mineral pada hajatan umum. Padahal mereka belum menjadi calon gubernur namun hanya bakal calon gubernur karena belum disahkan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumatera Utara.

Continue reading “PERAN KPID-SU MENYONGSONG PILGUBSU 2013”

%d bloggers like this: